Pages

Senin, 03 Juni 2013

MATERI CONJUCTION

MATERI CONJUCTION
(03-06-2013)
Pada hari senin yang akan datang saya mendapatkan tugas untuk mengajar sebagai dosen menggantikan posisi dosen saya, topik yang akan saya bawakan adalah Conjuntion. karena itu akan saya share semoga bermanfaat.


PENGERTIAN CONJUCTION

Conjunctions (Kata Sambung) adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan kata-kata, ungkapan atau kalimat dan sebagainya. Kata Sambung yang paling umum digunakan dalam Bahasa Inggris adalah “and”, “or” dan “but”.
Contoh:

  1. Aman, Amir and Amin promised to meet by Mrs. Lilik at 7 o'clock.
Aman, Amir and Amin berjanji untuk bertemu dengan The Bull pukul 7.
(Conjunction “and” menghubungkan “Aman”, “Amir” + “Amin”)

  1. It is a small but good house.
Ini adalah sebuah rumah yang kecil tapi bagus.
It is a small but practical kitchen.
Ini adalah sebuah dapur yang kecil namun praktis.
(Conjunction “but” menghubungkan “small” + “practical”)

  1. The manager or his secretary will notify you when the report is ready.
Manajer atau sekretarisnya akan memberitahu Anda ketika laporan sudah siap.
The doctor or a midwife will tell you when it's allowed to go home.
dokter atau bidan akan memberitahu Anda ketika sudah boleh pulang.
(Conjunction “or” menghubungkan “manager” + “secretary”)

PEMBAGIAN CONJUNCTION

Konjunction terbagi menjadi 2 kelompok utama yaitu:

1. COORDINATING CONJUNCTION
Yaitu menghubungkan kalimat-kalimat yang sederajat. Artinya kalimat yang satu tidak membutuhkan kalimat yang lainnya dan andaikan kalimat itu berdiri sendiri pun, tanpa adanya conjunction, maka makna kalimat tersebut sudah dapat dipahami dengan baik.
Conjunction jenis ini terbagi lagi menjadi:

a. Cumulative (Menunjukkan Penambahan)
Conjunction yang sering dipakai pada golongan ini adalah and, both…and, also, as well as, no less than, not only…but also, dsb.
Contoh:
  1. You and I will go to Bali tomorrow
Kau dan aku akan pergi ke Bali besok
(kalimat aslinya adalah “you will go to Bali tomorrow” dan ” I will go to Bali tomorrow”. Maka kalimat seperti ini dapat digabungkan seperti contoh tersebut)

  1. He is both an teacher and a businessman
Ia adalah seorang guru dan pengusaha
  1. He is clever and you are also
Dia pintar dan Anda juga

  1. He as well as you is guilty
Dia maupun anda yang bersalah
(to be yang dipakai adalah “is” bukan “are”. Silahkan pelajari kembali mengenai hal ini pada topik “Concordance/Agreement”)

  1. He bought pen no less than 12 pieces in the mrs. lilik store.
ia membeli pena tidak kurang dari 12 buah di toko mrs. Lilik

  1. Mrs. Lilik is not only accused, but also convicted.
Ibu Lilik tidak hanya dituduh, tetapi juga dihukum.

b. Alternative (Menunjukkan Pilihan)
Conjunction yang dipakai pada jenis ini adalah either…or, neither…nor, or, else, otherwise (sebaliknya)
Contoh:
  1. You can eat either the red apple or the green one.
    (Kamu boleh memakan salah satu apel yang berwarna merah ataupun yang berwarna hijau)

  1. You can eat neither the red apple nor the green one.
    (Kamu tidak boleh memakan apel yang berwarna merah ataupun yang berwarna hijau. Kalimat ini sama dengan ” You can’t eat both the red apple and the green one.”)

  1. You or William is right.
Anda atau William benar.

c. Adversative (Menunjukkan Pertentangan)
Conjunction yang sering dipakai adalah but, still (Masih), yet(Namun), nevertheless, however(bagaimanapun), whereas(Sedangkan), while (Sementara)
Contoh:
  1. Mrs. Lilik is generous but her husband isn’t.
Mrs Lilik murah hati tapi suaminya tidak.

  1. She is very wealthy still she isn’t contented.
Dia sangat kaya masih dia tidak puas.

  1. He is very clever, nevertheless he often makes mistakes.
Dia sangat pintar, namun ia sering membuat kesalahan.

  1. I’d like to go; however, I haven’t got time.
Aku ingin pergi, namun saya tidak punya waktu.

d. Illative (Menunjukkan Kesimpulan)
Conjunction yang dipakai adalah therefore(Oleh karena itu), so, so then, then, for
Contoh:
  1. My wife was ill/sick, therefore, I couldn’t go to school yesterday.
Istri saya sakit, karena itu, saya tidak bisa pergi ke sekolah kemarin

  1. It time's up; so, let’s go home.
Ini waktunya habis, maka, mari kita pulang

  1. If you make mistake, then you must admit it.
Jika Anda membuat kesalahan, maka Anda harus mengakui itu.

  1. Today not going to rain; for today is very hot.
   Hari ini tidak akan hujan, karena saat ini sangat panas

2. SUBORDINATING CONJUNCTION
Yaitu kata sambung yang menghubungkan antara anak kalimat dan induk kalimat. Artinya jika kita tidak menggunakan kata sambung, maka salah satu kalimat tidak dapat dimengerti maksudnya apabila ia berdiri sendiri.
Conjunction jenis ini terbagi lagi menjadi:

a. Apposition (Keterangan Tambahan)
  1. He said that he could pick me up
Dia mengatakan bahwa dia bisa menjemputku

  1. Sean promised that he would tell me the truth
Sean berjanji bahwa ia akan mengatakan yang sebenarnya

b. Cause and Effect (Hubungan Sebab Akibat)
  1. He could not pass the exam because he was lazy
Dia tidak bisa lulus ujian karena ia malas

  1. I will succeed to pass the exam since I have studied hard
Aku akan berhasil untuk lulus ujian karena saya telah belajar keras

c. Impact (Pengaruh atau Akibat)
  1. This coffee is too hot that I cannot drink it
Kopi ini terlalu panas bahwa saya tidak bisa meminumnya

  1. He ran too fast that he made himself exhausted
Dia berlari terlalu cepat bahwa ia membuat dirinya kelelahan

d. Purpose (Maksud dan Tujuan)
  1. I bought a lot of books that I can prepare myself to pass the exam
Saya membeli banyak buku agar saya dapat mempersiapkan diri untuk lulus ujian

  1. You have to study hard in order that you can pass the exam
Anda harus belajar keras agar Anda dapat lulus ujian

e. Condition (Syarat)
  1. You will pass the exam if you study hard
Anda akan lulus ujian jika Anda belajar keras

  1. I will come to your house provided that I am well enough
Saya akan datang ke rumah Anda asalkan saya cukup baik

f. Concession (Pernyataan Mengalah)
  1. He kept working hard even though he was very tired
Dia terus bekerja keras meskipun ia sangat lelah

  1. She will probably fail however much she may try
Dia mungkin akan gagal betapapun ia mungkin mencoba

g. Comparison (Perbandingan)
  1. Mr. William is as tall as Mr. Robert
Mr William setinggi Mr Robert

  1. You are more beautiful than my girlfriend
Anda lebih indah daripada pacar saya

h. Manner (Taraf atau Cara)
  1. The plane hasn’t landed yet as far as I know
Pesawat tidak mendarat belum sejauh yang saya tahu

  1. Men will reap as they sow
Pria akan menuai karena mereka menabur

i. Time (Waktu)
  1. You can sit on my seat while I stand
Anda dapat duduk di kursi saya sementara aku berdiri

  1. I will be around you as long as I live
Aku akan berada di dekat Anda selama aku hidup

CATATAN TAMBAHAN
  • Conjunctions secara normal tidak akan pernah menimbulkan kesalahan serius, namun penulis kadangkala bingung untuk menempatkan koma sebelum Conjunction. Tidak ada peraturan yang mengatur tentang itu seperti “Jangan letakkan koma sebelum “and”, dll.
  • Peraturannya adalah jangan letakkan koma sebelum Conjunction ketika conjunction tersebut berada sebelum unsur kalimat terakhir dalam sebuah urutan yang sederhana.

Contoh:
  1. She went to the shop for buy eggs, milk and butter. (BENAR)
    (tidak perlu ada koma sebelum “and”)

  1. It is a large but friendly dog.(BENAR) = Ini adalah anjing besar tapi ramah
    (Ini adalah sebuah urutan untuk “dog”. tidak perlu ada koma sebelum “but”.)
           
  1. Aman, Amir and Amin promised to meet by Mrs. Lilik at 7 o'clock. (BENAR)
(Urutan Orang; tidak perlu ada koma sebelum “and”)     

  1. Carl, David, and Sarah were all witnesses. (SALAH) = semua adalah saksi
    (Urutan Orang; tidak perlu ada koma sebelum “and”)

  • Namun, pada waktu tertentu, mungkin akan lebih tepat kita menggunakan koma dengan Conjunction pada sebuah urutan yang bersifat sederhana. Hal ini mungkin bertujuan untuk menghindarkan kebingungan orang lain dan membuat agar susunan nampak lebih rapi.

Contoh:
  1. The news will be shown after Dangermouse, and Rug Rats.
    (Orang lain tidak dapat memikirkan bahwa “Dangermouse and Rug Rats” adalah sebuah acara TV.)

  1. The train will stop at Watford, Harrow, Pinner, Watford, and Bushey.
    (”Watford and Bushey” bisa saja merupakan 1 tempat, seperti “Bath and Wells”.)

  1. The emblem is an amalgamation of the British and Irish flags, the Stars and Stripes, and the Hammer and Sickle.
    (Kata “and” muncul berulang kali pada contoh ini. Koma sebelum “and” memudahkan pembaca untuk mengerti maksud kalimat tersebut.)

CATATAN:
MEMULAI KALIMAT DENGAN CONJUNCTION
Dulu, ada sebuah pelajaran bahwa kalimat itu tidak boleh dimulai dengan sebuah kata sambung (Conjunction). Tetapi sekarang hal itu boleh-boleh saja dilakukan.
I was certain he did it for the love. But, having read his diary, I have a new theory.
(Aku yakin dia melakukannya untuk cinta. Tapi, setelah membaca buku hariannya, saya memiliki teori baru.)
Yang paling sering berada di awal kalimat adalah “And” dan “But” dan diikuti dengan koma. Namun pemakaiannya jangan terlalu sering.

CONJUNCTION DENGAN KOMA
Ketika 2 kalimat sederhana disambungkan dengan sebuah Conjunction, harus diawali dengan koma.
Contoh:
  1. Our team was given 2 minutes’ notice, but theirs had been training for weeks. (BENAR)
  2. I have spoken to Sarah, and she has confirmed the delivery date. (BENAR)
  3. I have spoken to Sarah, and confirmed the delivery date. (SALAH)
  4. We eventually found the cave, but Jack was not there. (BENAR)
  5. We built the hut in an hour and then painted it. (BENAR)

CATATAN
KALIMAT MAJEMUK ?
Conjunction yang menggabungkan 2 bagian kalimat majemuk harus diawali dengan koma.
  1. I love milk. ( Kalimat Normal)
  2. I cannot drink it when it is warm.(Kalimat Normal)
  3. I love milk, but I cannot drink it when it is warm. (Kalimat Majemuk)
(aku menyukai susu, tapi saya tidak bias meminumnya ketika hangat)

CONJUNCTION DAN TITIK KOMA (;)
Ketika sebuah kata sambung menggabungkan kalimat, maka harus didahului dengan koma. Tetapi jika salah satu atau kedua kalimat tersebut sudah mengandung/ memiliki koma di dalamnya, maka gunakan titik koma sebagai pengganti koma sebelum Conjunction yang kita pakai.
Contoh:

In the ’60s, there were dozens of buzzards along the 7-mile trek; but, due to the decline in vermin, only 2 adults live in the area at present.

(Pada tahun 60-an, ada puluhan elang sepanjang 7-mil perjalanan, tetapi, karena penurunan hama, hanya 2 orang dewasa tinggal di daerah saat ini.)







0 komentar:

Posting Komentar

 
Efek Blog
Kursor Blog Kursor Blog