Sufi adalah istilah untuk meraka yang mendalami ilmu Tasawwuf, yaitu ilmu yang mendalami ketaatan kepada Allah SWT. ada Tujuh macam pokok-pokok ajaran Tasawwuf yaitu Taubah, Zuhud, Sabar, Tawakal, Ridho, Mahabah dan Makrifat. Dan saat ini penulis akan mengangkat salah satu pokok ajaran Tasawwuf, yaitu :
TAUBAH
Taubah menurut bahasa berarti kembali. Dan menurut istilah berarti merasa bersalah atau menyesal atas perbuatan yang tidak sesuai dengan ajaran agama. Orang yang bertaubat berarti orang yang kembali kepada Allah setelah lama mengabaikan-Nya, menjauhi-Nya bahkan membangkang dari perintah-Nya.
Sebagaimana
Firman Allah SWT yaitu:
“Sesungguhnya taubat disisi Allah hanyalah taubat bagi
orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan , maka kemudian
mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah
taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”. (QS. An
Nisa’:17)
Kejahilan
yang dimaksud disini adalah :
1.
Orang yang berbuat maksiat dengan tidak mengetahui
bahwa perbuatan itu adalah maksiat kecuali jika dipikirkan terlebih dahulu.
2.
Orang yang durhaka kepada Allah baik dengan sengaja
atau tidak.
3.
Orang yang melakukan kejahatan karena kurang
kesadaran lantaran sangat marah atau karena dorongan hawa nafsu.
Tobat nasuha berarti tobat yang sebenar-benarnya dengan janji tidak akan
mengulangi lagi. Seperti sabda Rasulullah SAW :
“Setiap orang yang pernah berbuat
dosa, kemudian segera bergerak berwudlu’, kemudian shalat lalu memohon ampunan
dari Allah, pasti Allah akan memberikan ampunan baginya”.
(HR. Buhkari Muslim)
(HR. Buhkari Muslim)
Alasan kenapa kita harus bertaubah, diantaranya adalah:
·
Taubah merupakan kebutuhan manusia
Taubat adalah merupakan
kebutuhan manusia, karena manusia ini tidak lepas dari kesalahan. Manusia
memang tidak luput dari kesalahan, bahkan jangankan manusia pada umumnya,
sampai orang bertakwa sekaliapun ada saja yang berbuat kesalahan. Sebagaimana firman
Allah SWT yang berbunyi :
“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan
keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampu
terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari
pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka
mengetahui”. (QS.
Ali ‘Imran:135)
Perbuatan keji yang dimaksud disini adalah :
Dosa besar yang mana
mudharatnya tidak hanya menimpa dirinya sendiri tapi juga menimpa orang lain, seperti
zina, riba.
Menganiaya dirinya sendiri adalah :
Melakukan dosa yang
mudharatnya hanya menimpa diri sendiri baik yang besar atau kecil.
Ayat tersebut menjadi
dalil bahwa jangankan manusia pada umumnya sampai orang bertaqwa pun ada saja
melakukan kesalahan dan kekhilafan. Tapi dia tidak membiarkan dirinya terus
melakukan kesalahan itu, tapi segera bertaubat kepada Allah. Jadi dengan
demikian taubat merupakan kebutuhan kita sebagai manusia, sebab kita tidak
pernah lepas dari segala kekhilafan dan kesalahan.
·
Taubah merupakan perintah Allah SWT
kepada orang-orang yang beriman
Allah Swt memerintahkan
kepada orang-orang yang beriman untuk selalu bertaubat kepadaNya, sebagaimana
firmanNya :
“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu kedalam jannah (surga) yang mengalir dibawahnya sungai-sungai”.
(QS. At Tahrim:8)
Berarti taubat itu bukan
hanya bagi mereka yang sering melakukan maksiat tetapi juga bagi seluruh orang
yang beriman. jadi jelas, taubat itu bukan saja kebutuhan kita sebagai manusai
yang suka khilaf dan salah, tapi perintah Allah kepada orang-orang beriman.
·
Allah mencintai orang-orang yang
bertaubah
Allah sangat senang dan
bergembira jika ada hamba-Nya yang bertaubat. Allah sangat cinta ketika seorang
hamba menangis di malam hari, mengadukan masalahnya kepadaNya, dan memohon
ampun atas segala dosa-dosanya. Sebagaimana firmanNya :
“Sesunggunya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri”.(QS. Al Baqarah:222)
Sebagai manusia kita sering khilaf
dan salah maka taubat adalah kebutuhan. Sebagai orang beriman kita
diperintahkan oleh Allah untuk bertaubat. Sebagai seorang muslim kita wajib
mengikuti Rasul yang dalam sehari tidak kurang dari 100 kali bertaubat. Dan
sebagai hamba, Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang bertaubat. Maka tidak ada
alasan untuk tidak bertaubat dan menunda-nunda taubat.







A new partnership opens at the state capitol casino in
BalasHapusJTA is expanding 강원도 출장마사지 its partnership to 메이피로출장마사지 partner the state capitol 전주 출장안마 casino in Washington State. The three casinos in Pennsylvania 창원 출장샵 feature Rating: 4.5 · 29 reviews 경상북도 출장샵