Pages

Sabtu, 08 Juni 2013

Pokok Ajaran Tasawwuf (Taubah)


Sufi adalah istilah untuk meraka yang mendalami ilmu Tasawwuf, yaitu ilmu yang mendalami ketaatan kepada Allah SWT. ada Tujuh macam pokok-pokok ajaran Tasawwuf yaitu Taubah, Zuhud, Sabar, Tawakal, Ridho, Mahabah dan Makrifat. Dan saat ini penulis akan mengangkat salah satu pokok ajaran Tasawwuf, yaitu :

TAUBAH

Taubah menurut bahasa berarti kembali. Dan menurut istilah berarti merasa bersalah atau menyesal atas perbuatan yang tidak sesuai dengan ajaran agama. Orang yang bertaubat berarti orang yang kembali kepada Allah setelah lama mengabaikan-Nya, menjauhi-Nya bahkan membangkang dari perintah-Nya.
Sebagaimana Firman Allah SWT yaitu:

“Sesungguhnya  taubat disisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan , maka kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”. (QS. An Nisa’:17)

Kejahilan yang dimaksud disini adalah :
1.      Orang yang berbuat maksiat dengan tidak mengetahui bahwa perbuatan itu adalah maksiat kecuali jika dipikirkan terlebih dahulu.
2.      Orang yang durhaka kepada Allah baik dengan sengaja atau tidak.
3.      Orang yang melakukan kejahatan karena kurang kesadaran lantaran sangat marah atau karena dorongan hawa nafsu.

Tobat nasuha berarti tobat yang sebenar-benarnya dengan janji tidak akan mengulangi lagi. Seperti sabda Rasulullah SAW :
 
“Setiap orang yang pernah berbuat dosa, kemudian segera bergerak berwudlu’, kemudian shalat lalu memohon ampunan dari Allah, pasti Allah akan memberikan ampunan baginya”. 
(HR. Buhkari Muslim)

Alasan kenapa kita harus bertaubah, diantaranya adalah:
·           Taubah merupakan kebutuhan manusia
Taubat adalah merupakan kebutuhan manusia, karena manusia ini tidak lepas dari kesalahan. Manusia memang tidak luput dari kesalahan, bahkan jangankan manusia pada umumnya, sampai orang bertakwa sekaliapun ada saja yang berbuat kesalahan. Sebagaimana firman Allah SWT  yang berbunyi :
 
“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampu terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui”. (QS. Ali ‘Imran:135)

Perbuatan keji yang dimaksud disini adalah :
Dosa besar yang mana mudharatnya tidak hanya menimpa dirinya sendiri tapi juga menimpa orang lain, seperti zina, riba.

Menganiaya dirinya sendiri adalah :
Melakukan dosa yang mudharatnya hanya menimpa diri sendiri baik yang besar atau kecil.

Ayat tersebut menjadi dalil bahwa jangankan manusia pada umumnya sampai orang bertaqwa pun ada saja melakukan kesalahan dan kekhilafan. Tapi dia tidak membiarkan dirinya terus melakukan kesalahan itu, tapi segera bertaubat kepada Allah. Jadi dengan demikian taubat merupakan kebutuhan kita sebagai manusia, sebab kita tidak pernah lepas dari segala kekhilafan dan kesalahan.

·           Taubah merupakan perintah Allah SWT kepada orang-orang yang beriman
Allah Swt memerintahkan kepada orang-orang yang beriman untuk selalu bertaubat kepadaNya, sebagaimana firmanNya :

“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu kedalam jannah (surga) yang mengalir dibawahnya sungai-sungai”. 
(QS. At Tahrim:8)

Berarti taubat itu bukan hanya bagi mereka yang sering melakukan maksiat tetapi juga bagi seluruh orang yang beriman. jadi jelas, taubat itu bukan saja kebutuhan kita sebagai manusai yang suka khilaf dan salah, tapi perintah Allah kepada orang-orang beriman.

·           Allah mencintai orang-orang yang bertaubah
Allah sangat senang dan bergembira jika ada hamba-Nya yang bertaubat. Allah sangat cinta ketika seorang hamba menangis di malam hari, mengadukan masalahnya kepadaNya, dan memohon ampun atas segala dosa-dosanya. Sebagaimana firmanNya :

“Sesunggunya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri”.(QS. Al Baqarah:222)

Sebagai manusia kita sering khilaf dan salah maka taubat adalah kebutuhan. Sebagai orang beriman kita diperintahkan oleh Allah untuk bertaubat. Sebagai seorang muslim kita wajib mengikuti Rasul yang dalam sehari tidak kurang dari 100 kali bertaubat. Dan sebagai hamba, Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang bertaubat. Maka tidak ada alasan untuk tidak bertaubat dan menunda-nunda taubat.

1 komentar:

  1. A new partnership opens at the state capitol casino in
    JTA is expanding 강원도 출장마사지 its partnership to 메이피로출장마사지 partner the state capitol 전주 출장안마 casino in Washington State. The three casinos in Pennsylvania 창원 출장샵 feature  Rating: 4.5 · ‎29 reviews 경상북도 출장샵

    BalasHapus

 
Efek Blog
Kursor Blog Kursor Blog